Menunggu Kejelasan Ajang, Pelatih Persib Berkeinginan Timnya Memiliki Waktu Persiapan Ideal

Arsitek Persib Bandung, Robert Alberts, menyatakan belum mampu memastikan menu untuk timnya. Ia menerangkan bakal lebih dulu menunggu kejelasan kapan ajang bakal betul-betul bergulir lantaran ingin skuatnya punya persiapan yang amat ideal.

Persiapan klub untuk mengarungi ajang memerlukan waktu yang cukup panjang. Lebih tepatnya, tidak sangat panjang dan pula tidak sangat singkat. selama persiapan teknis, skuat pula butuh memastikan susunan skuat terbaik.

Nahkoda berusia 66 tahun ini pun berkeinginan Maung Bandung punya waktu persiapan yang cukup saat jadwal ajang Liga 1 ditetapkan. Bukan cuma cukup, sang arsitek berkeinginan persiapan klubnya mampu ideal.

“Kami perlu berlatih, mempersiapkan segala hal. Apalagi pemain sudah tidak berkompetisi hampir satu tahun,” ujar Robert Alberts seperti dilansir dari situs resmi klub.

Bukan cuma untuk kepentingan persiapan semata, hasrat eks pelatih PSM Makassar itu kepada waktu yang ideal adalah supaya ada perencaan yang mantap dalam membangun skuat, dimana itu pula demi nama baik sepak bola Indonesia. Menurut sang arsitek, kualitas liga pula butuh dipertimbangkan, termasuk membangun antusiasme pendukung sampai standar sepak bola Tanah Air.

“Jangan lupa, dulu sepak bola Indonesia pernah menjadi perbincangan karena Persib mendatangkan pemain bintang dunia, Michael Essien, dan itu menjadi sorotan dunia untuk melihat lebih jauh bagaimana sepak bola di sini,” tegas pelatih Persib Bandung itu.

Mantan nahkoda Serawak FA ini menyatakan bahwa waktu ideal untuk persiapan menyongsong ajang adalah sekitar du bulan itupun yang belaku pada waktu kondisi masih normal, bukan saat wabah virus Corona.

Robert Alberts mencontohkan bahwa usai ajang tuntas, amunisi memiliki waktu enam hingga delapan pekan untuk mampu berlibur. Maka, klub wajib mengadakan persiapan dengan waktu yang sama, dari latihan sampai pramusim.

“Karena kondisi fisik tidak menurun secara drastis. Kita juga tidak boleh lupa, tidak mudah untuk berlatih dalam situasi COVID-19 dan sulit menjadwalkan uji tanding,” jelasnya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *