Alasan Dendi Santoso Tidak Sempat Tampak Waktu Punggawa Arema FC Ikut Fun Game

Belakangan ini laga sepak bola bertajuk Fun Game banyak dihelat dan digandrungi sebagai ajang pelampiasan bagi pesepak bola profesional saat gelaran resmi belum pasti kapan akan dimulai lagi. Biasanya, para amunisi profesional itu main bareng komunitas penggemar sepak bola yang mereka kenal, termasuk para pilar Arema FC di Malang.

Mayoritas punggawa Arema FC memang turut serta, seperti Syaiful Indra Cahya, Hanif Sjahbandi, Hendro Siswanto, Ahmad Alfarizi, dan masih ada beberapa lainnya. Kadang mereka main dengan klub di sekitar rumah mereka, ada pula yang main sampai ke luar kota bareng punggawa profesional lainnya.

Tetapi, ada satu pilar yang tidak sempat muncul dalam fun game, yaitu Dendi Santoso. Sang punggawa biasanya cuma ikut berlatih dengan skuat akademi Singo Edan.

“Kalau fun game, saya sempat diajak. Sebenarnya mau ikut, tapi mendadak tidak bisa karena harus menjenguk saudara yang sakit. Jadi sementara ikut latihan di akademi Arema saja beberapa waktu lalu,” ujar Dendi.

Sampai akhir Januari 2021, pemain asal Malang ini pula tidak bakal ikut fun game. Ia sedang mengikuti kursus kepelatihan lisensi C di Hotel Sengkaling di Kabupaten Malang yang berlangsung 18 sampai 31 Januari. Sang pilar mengikuti kurses kepelatihan untuk mengisi waktu kosong sekaligus mulai menata karier ke depan.

“Tapi, saat ini passion saya masih menjadi pemain. Nantinya pasti ingin mengimplementasikan ilmu sepak bola ini,” sambung penyerang Arema FC itu.

Kursus kepelatihan selama dua pekan ini menjadi perdana kalinya amunisi berusia 30 tahun itu meninggalkan kelaurganya. Meskipun masih berada di area Malang, sang pemain tidak mampu bertemu dengan buah hati dan kekasih untuk sementara waktu dan tinggal di Hotel Sengkaling.

Mengingatkan jadwal kursus yang amat padat, dia wajib berada di lapangan pukul 07.00 WIB. Sementara itu, teori kelas berkesudahan pada malam hari dan diteruskan dengan mengerjakan menu untuk esok hari.

“Selama pandemi terbiasa di rumah, sekarang harus ikut kursus. Untungnya banyak teman-teman yang sudah saya kenal mengikuti kursus ini juga. Jadi merasa nyaman,” ujar Dendi.

Dalam kursus lisensi C ini ada sembilan pilar profesional yang masih aktif tercatat sebagai peserta. Selain punggawa bernomor punggung 41 di Arema FC itu, ada Hendro Siswanto, Ahmad Alfarizi, Beny Wahyudi, Hansamu Yama, M. Syaifuddin, Oktafianus Fernando, Fandi Eko Utomo, dan Samsul Arif. Mayoritas mereka sempat satu tim dengan Dendi di klub asal Kota Malang ini, sementara yang lainnya pilar dan eks amunisi Persebaya Surabaya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *