Demi Asnawi Mangkualam Bahar, Ansan Greeners Mencari Juru Terjemah Bahasa

Asnan Greeners FC berencana merekrut penerjemah bahasa Korea untuk Asnawi Mangkualam Bahar. Gerakan itu dijalankan pihak tim untuk mengantisipasi kendala bahasa yang dialami sang pilar pada awal-awal berlabuh.

Kepindahan pemain asal Makassar ini ke Ansan Greeners FC menjadi kenyataan. PSM Makassar sebagai tim pemilik sang pilar resmi melepaskan Asnawi pada Jumat (29/01/2021).

Amunisi berusia 21 tahun itu diyakini akan berangkat ke Korea Selatan pada awal Februari 2021. Nantinya, sang bek lebih dulu melakoni karantina mandiri.

Usai itu, Ansan Greeners FC berencana mencarikan orang Indonesia yang telah menetap dan tinggal di Ansan. Kelaknya, orang itu menemani mantan pilar Persiba Balikpapan ini selama mengikuti latihan.

“Kendala pertama adalah masalah bahasa. Di Ansan banyak sekali orang Indonesia dan kami akan mencari penerjemah secepatnya untuk membantu tim dan Asnawi,” kata pelatih Ansan Greeners FC, Kim Gil-sik seperti dikutip Sportsg Korea, Sabtu (30/1/2021).

“Berbeda dengan di Indonesia, mungkin ini akan sulit pada awalnya. Saya akan membantunya. Saya akan bertemu dengannya untuk mencari solusi masalah tersebut,” tegas Kim Gil-sik.

Kepindahan pilar berpostur tinggi 170cm itu ke Ansan Greeners FC mencetak sejarah anyar untuk sepak bola Tanah Air. Sang punggawa menjadi amunisi Indonesia perdana yang akan merumput di ajang Korea Selatan tersebut.

Eks pemain Timnas Indonesia U-16 ini minta izin sekaligus pamit kepada Juku Eja. Sang palang pintu kanan mengucapkan terima kasih kepada timnya itu yang telah membesarkan kariernya selama ini.

“Pertama-tama saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga besar PSM Makassar, khususnya jajaran manajemen yang sudah mendukung dan memudahkan saya untuk mengembangkan diri dan menambah ilmu,” kata Asnawi Mangkualam.

Keinginan mantan bek kanan Timnas Indonesia U-19 itu untuk berkarier di luar negeri terwujud. Selain berterima kasih dengan Pasukan Ramang beserta semua staff, ia pula meminta didoakan oleh semua elemen sepak bola Makassar supaya mampu berhasil bareng Ansan Greeners.

“Terima kasih juga kepada pelatih, teman-teman pemain, ofisial dan seluruh suporter pecinta PSM Makassar yang selalu mendukung saya dalam keadaan apa pun. Terima kasih semua,” ujar Asnawi lagi.

“Bismillah, izinkan saya pamit untuk pergi, menghadapi tantangan baru agar kelak saya bisa menjadi lebih baik untuk PSM Makassar,” demikian salam perpisahan Asnawi.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *