Ajang 2021 Masih Belum Jelas, Rendi Irwan Ikhlas Pangkas Upah Lagi di Persebaya Surabaya

PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) tidak kunjung memberitahukan jadwal anyar untuk Liga 1 2021. Kondisi itu menyusahkan tim-tim peserta untuk menyiapkan diri, termasuk Persebaya Surabaya.

Izin secara tertulis dari Kepolisian menghelat ajang pula masih belum dikantongi oleh PSSI dan PT LIB. Boleh dibilang sampai sejauh ini, seluruhnya cuma sebatas pembicaraan.

Kondisi yang menyusahkan itu membikin tim tidak ingin ambil resiko sangat cepat mengontrak amunisi. Apalagi sampai saat ini keadan keuangan tim tidak kunjung membaik bersamaan dengan wabah virus Corona yang belum kunjung mereda.

Winger Bajol Ijo, Rendi Irwan Saputra, memahami apa yang dialami manajemen timnya. Sang pilar, bareng amunisi lain di tim asal Kota Pahlawan itu, sampai saat ini pula belum memperoleh masa kerja anyar usai yang lama berkesudahan pada akhir 2020.

Punggawa berusia 33 tahun ini tahu betul keadaan keuangan tim masih tidak memungkinkan dalam kondisi yang tidak menentu. Sang pilar pun mengaku siap menerima kalau nilai masa kerja baru akan lebih sedikit daripada musim lalu.

“Kalau melihat kondisi klub, mungkin nanti ada pengurangan gaji. Kalau nilai kontrak turun dari yang sebelumnya, tidak ada masalah,” ujar Rendi Irwan.

“Saya bisa memahaminya. Dengan situasi seperti ini, kami harus menjalaninya saja,” lanjut gelandang Persebaya Surabaya berusia 33 tahun itu.

Masa bakti anyar bareng tim saja membikin amunisi asal Sidoarjo itu merasa lega. Dia sudah tidak lagi menerima upah dari tim sejak Januari 2021. Kalau ada kejelasan ajang, keadaan keuangannya pula bakal membaik.

Sementara itu, Bajol Ijo pula berjuang untuk menyesuaikan pengeluaran dan pemasukan akibat kondisi tidak jelas ini. Satu di antaranya yang dijalankan adalah memindahkan mes amunisi dan apartemen ke sebuah rumah kontrakan di Surabaya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *