Piala Menpora 2021 Mampu Menjadi Tempat Ujian Amunisi Muda PSIS Semarang

PSIS Semarang menyambut baik konsep bergulirnya turnamen bertajuk Piala Menpora 2021, sebagai gelaran pramusim bulan Maret mendatang. Mahesa Jenar menjadikan turnamen nanti sebagai ujian bagi para pilar mudanya.

Para amunisi belia yang ada merupakan punggawa tim asal Kota Lumpia itu yang barasal dari tim Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 di beberapa jenjang umur. Mulai dari EPA U-16, EPA U-18, dan EPA (U-20). Ditambah para pilar di skuat senior PSIS Semarang, akan menjadi kolaborasi yang bagus.

Skuat muda Mahesa Jenar di beberapa jenjang umur telah cukup lama berlatih di Semarang. Sementara, pilar senior banyak kembali ke kampung halaman masing-masing, sejak klub diliburkan pada Oktober 2020.

GM Mahesa Jenar, Wahyu Winarto mengatakan, event yang bakal dihelat cukup menguntungkan. Selain untuk mengukur kesiapan, potensi pilar belia hasil didikan bakal tampak.

Punggawa belia pula bakal memperoleh pengalaman sebelum terjun di Liga 1.

“Bagus dengan adanya menggulirkan turnamen pramusim. Kami juga sekalian mencoba akademi kami. Apalagi banyak yang berkualitas,” ungkap pria yang akrab disapa Liluk, Kamis (18/02/2021).

Di skuat muda PSIS Semrang punya cukup banyak pilar potensial. Selain yang saat ini mengikuti pemusatan latihan Timnas U-22, Pratama Arhan Alief, Mahesa Jenar pula menyimpan penyerang Timnas U-19 Mohammad Bahril Fajar Fahreza, serta kiper Yofandani Damai Pranata. Belum lama ini mereka ikut TC Timnas Indonesia U-19 di Kroasia.

“Mereka juga sampai sekarang sering latihan dan kondisi fisiknya betul-betul terjaga. Mungkin lebih bagus dari kakak-kakaknya di senior,” ungkap Liluk.

“Makanya kami akan campur antara yang senior dan junior di turnamen pramusim. Kita lihat nanti juga sistemnya bagaimana dari PSSI. Harapan kita pemain senior bisa hadir semua, dan juga pemain junior juga ikut dilibatkan. Pramusim jadi kesempatan melihat kualitas tim,” jelasnya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *