Arema FC Melaksanakan Latihan Pertama, Penjagaan di Stadion Kanjuruhan Diperketat

Arema FC akhirnya menghelat latihan pertama untuk meladeni musim 2021 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, sore tadi, Senin (22/02/2021). Manajemen Singo Edan pun memperketat penjagaan di gerbang masuk Stadion Kanjuruhan area latihan steri dari penonton yang mungkin berdatangan demi menjaga kepercayaan dari Kepolsian yang telah memberi restu dihelatnya Piala Menpora 2021.

Latihan yang dihelat tim asal Malang ini belum diikuti seluruh pilar, di mana nama-nama seperti Teguh Amiruddin, Kurniawan Kartika Ajie, Ridwan Tawainella, Dave Mustaine, dan Nurdiansyah masih absen. Sementara itu, ada lima amunisi yang masih berlabuh dalam TC Timnas Indonesia, yaitu Hanif Sjahbandi, Bagas Adi Nugroho, Feby Eka Putra, Kushedya Hari Yudo, dan M. Rafli.

Cukup banyak tim keamanan Singo Edan yang selama ini hadir ketika laga resmi saja turut datang untuk mengamankan area Stadion Kanjuruhan. Berharganya menjaga dan melakukan protokol kesehatan menjadi prioritas bagi tim kebanggaan Aremania tersebut.

“Ada penjagaan di gerbang masuk stadion karena latihan ini tertutup. Media yang akan meliput wajib membawa kartu identitas,” ujar media officer Arema FC, Sudarmaji.

Bahkan untuk awak media, Singo Edan menyediakan dua tempat khusus, yaitu di tribune VIP untuk para wartawan dan fotografer berada di area belakang garis gawang seperti saat hari laga.

Tidak ada sesi wawancara sebelum latihan dan usai latihan. Dengan begitu, amunisi, juru racik, dan ofisial klub pun tidak mengadakan kontak dengan orang lain. Kalau ada pertanyaan yang ingin diberi oleh jurnalis, tim media Singo Edan memberi fasilitas via Zoom atau Whatsapp.

Aturan ini sesungguhnya pernah dilakukan oleh Arema pada awal wabah virus Corona pada 2020. Tetapi, perlahan aturan itu mengendur bersamaan dengan tidak pastinya ajang Liga 1 2020 saat itu.

Sekarang Singo Edan menjajal menegakkannya kembali. Latihan tertutup bakal menjadi kebiasan ke depannya, di mana manajemen Arema minta seluruh pihak untuk mampu memakluminya, baik media maupun pendukung.

“Ada penjagaan di gerbang masuk stadion karena latihan ini tertutup. Media yang akan meliput wajib membawa kartu identitas,” ujar media officer Arema FC, Sudarmaji.

Manajemen Singo Edan akan kesusahan menghelat latihan tertutup kalau memakai lapangan di luar Stadion Kanjuruhan, seperti lapangan desa yang tidak punya tembok penghalang. Tetapi, manajemen mengakalinya dengan tidak memberitahukan dan tempat latihan.

“Ke depan, kami akan terus melakukan evaluasi agar tetap bisa menjalankan protokol kesehatan dalam sesi latihan,” lanjut Sudarmaji.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *