Achmad Jufriyanto Kembali, Juru Racik Persib Bandung Mengungkapkan Sang Punggawa Pernah Down

Achmad Jufriyanto balik ke Persib Bandung usai dipinjamnkan ke Bhayangkara FC. Nahkoda Pangeran Biru, Robert Alberts, menyambut hangat kembalinya sang pilar ke Pangeran Biru.

“Sangat baik melihat Jupe kembali, karena musim lalu kami sebenarnya tidak pernah ingin melepas Jupe,” ungkap Robert.

“Tapi Jupe memintanya untuk bermain di luar karena saat itu dia bilang banyak pemain di posisi itu,” tambah pelatih asal Belanda ini.

Waktu itu, memang posisi lini belakang di tim asal Kota Kembang ini cukup banyak. Ada Nick Kuipers, Victor Igbonefo, dan Fabiano Beltrame.

Bahkan ketiga pilar ini punya kualitas dan selalu menjadi alternatif utama di tiap klub yang diperkuatnya. Juru racik asal Belanda itu pun sering menduetkan Victor Igbonefo dan Nick Kuipers di sektor pertahanan.

“Sekarang Fabiano keluar dan masa peminjaman Jupe selesai. Maka secara otomatis Jupe kembali ke Persib yang mana kami sangat senang,” ujar Robert.

Pelatih berusia 66 tahun ini mengaku bahwa amunisi asal Tangerang itu merupakan punggawa apik, terlebihnya umurnya lebih muda (34 tahun) dari Fabiano Beltrame yang sudah berumur 38 tahun.

“Jupe pemain yang bagus dan lebih muda dari Fabiano meski dia adalah salah satu pemain senior, tapi kami tetap akan meregenerasi tim yang sudah dimulai sejak musim lalu,” ungkap pelatih Persib Bandung berusia 66 tahun ini.

Tahun lalu, ketika ditinggal pemain berusia 34 tahun itu, eks nahkoda PSM Makassar ini tidak menggaet amunisi anyar. Tahun lalu, posisi belakang Pangeran Biru telah komplit dan secara semuanya memiliki keseimbangan yang apik di dalam tim.

Disinggung alasan bek berpostur tinggi 182cm ini keluar dari Maung Bandung, mantan pelatih Sarawak FC ini mengatakan faktor itu lantaran harapan pribadi sang palang pintu, bukan hasrat tim atau manajemen Pangeran Biru.

“Sebenarnya dia ada dalam rencana saya dan klub juga. Tapi Jupe down ketika kedatangan Fabiano Beltrame dan Victor Igbonefo, kemudian dia jadi merasa tidak aman,” kata pelatih asal Belanda ini kala itu.

Bahkan sambung eks juru latih Arema itu usai kehadiran lini belakang anyar, Achmad Jufriyanto bertanya apakah mampu hijrah ke tim lain lantaran dia merasa tidak bakal cukup banyak tampil musim ini bareng tim kebanggaan Bobotoh tersebut.

“Jadi kami juga harus memperhatikan itu dan mendiskusikannya, jika tidak senang atau tidak percaya diri, ya kami akan membantunya,” tambah Robert.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *