Dragan Djukanovic Menanti Berita Baik dari Manajemen Terkait Persiapan Skuat

Sebanyak klub Liga 1 mulai menyiapkan diri menjelang musim 2021 yang bakal dimulai dengan turnamen pramusim Piala Menpora. Sebagai tim sudah mengumpulkan punggawa, memberitahukan rekrutan anyar, sampai melakoni serangkaian latihan.

Keadaan berlainan terjadi di PSIS Semarang. Klub asal Kota Lumpia ini masih tampak adem ayem. Pasalnya, mayoritas punggawa masih terikat masa kerja, sehingga PSIS tidak sangat khawatir telat bergerak.

Faktor yang sama dirasai juru racik Mahesa Jenar, Dragan Djukanovic, yang dengan setia menanti petunjuk dan kebijakan manajemen tim. Dirinya masih berada di Montenegro dan siap terbang ke Indonesia, kalau memang sudah ada informasi resmi.

Sesungguhnya, pelatih berusia 51 tahun ini sudah melakukan perbincangan dengan manajemen terkait program persiapan skuat. Tetapi, sejauh ini belum ada keputusan dan membikinnya tetap menanti.

“Kami sudah berbicara dan saya menunggu keputusan yang pasti. Banyak hal yang perlu dilakukan manajemen. Jadi saya menunggu kabar selanjutnya dari mereka. Kalau mereka menyelesaikan semuanya, saya sudah siap,” terang Dragan Djukanovic, Kamis (04/03/2021).

“Saya harap semua berjalan lancar. Saya juga berharap segera diputuskan kapan PSIS segera berlatih. Karena itu adalah hal yang jauh lebih penting,” tutur mantan juru taktik Borneo FC.

Pelatih kelahiran Montenegro itu turut memahami keadaan sepak bola di Tanah Air, khususnya di Mahesa Jenar. Berbagai usaha dan kebijakan yang terbaik diambil manajemen PSIS, dalam meladeni dampak wabah virus Corona.

Untuk sementara, harapannya supaya para punggawa kembali berkumpul wajib tertahan. Eks arsitek Borneo FC ini coba berpikir positif mengenai apa yang diadakan manajemen tim adalah sebagai gerakan yang terbaik.

“Mereka masih butuh waktu, jadi itu hal yang bisa dimaklumi. Semoga mereka bisa menyiapkan keputusan secepatnya,” lanjut dia.

“Semua klub sudah mulai berlatih. Setelah sudah ada kabar baik, saya juga mengharapkan semua pemain tetap bertahan dan kembali berjuang bersama,” jelas sang pelatih.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *