Pengalaman di Timnas Indonesia U-19 Menjadi Modal Pemain PSIS Semarang Untuk Menembus Skuat Utama

Amunisi muda PSIS Semarang, Alfeandra Dewangga Santosa ingin menjadikan musim 2021 sebagai tahun luar biasa baginya. Ia berniat menembus di skuat utama tim asal Kota Lumpia tersebut.

Gelaran turnamen pramusim Piala Menpora dan Liga 1 2021 membuka peluang amunisi asal Semarang ini masuk dalam starting eleven Mahesa Jenar. Caranya adalah dengan berupaya keras dalam latihan dan ketika memperoleh peluang bermain.

“Saya pribadi tidak ada kendala untuk ditempatkan di posisi bek kiri, di posisi manapun saya siap. Sebagai pemain belakang, ada pengalaman saat harus bertukar posisi dan itu harus siap,” terang Alfeandra Dewangga, Minggu (07/03/2021).

Potensinya cukup besar, punggawa berusia 19 tahun ini sempat menjadi tumpuan di Timnas Indonesia kelompok usia racikan Fakhri Husaini di Piala AFF U-18 tahun 2019. Ia diplot sebagai palang pintu tengah yang cukup kuat dan rapat.

Dalam beberapa peluang latihan internal bareng Mahesa Jenar beberapa waktu lalu. Bek berpostur tinggi 177cm itu ditempatkan juru racik Dragan Djukanovic sebagai lini belakang sayap kiri. Tetapi, ia tidak merasa kesusahan untuk adaptasi.

Modal pengalaman itulah yang ingin segera dipraktikkan di level tim bareng PSIS Semarang. Cuma saja ia butuh menyesuaikan diri, lantaran perbedaan posisi ketika di Timnas dulu dengan di Mahesa Jenar musim ini.

“Seperti waktu di Timnas, saya dicoba coach Fachri main di bek tengah. Dari situ sedikit-sedikit bisa dan Alhamdulillah bisa berkembang,” lanjut pemain asli Semarang.

Selama ajang vakum, ia mengaku terus mengasah kemampuan serta menjaga keadaannya. Faktor itu menjadi bagian dari masa persiapan dirinya meladeni ajang yang lama mandek.

“Tentunya harus jaga kondisi, dengan latihan ringan dan beberapa kali main bareng teman-teman. Selebihnya kegiatan latihan mandiri di rumah,” jelas pemain berusia 19 tahun.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *