Winger Persib Bandung Menilai Bali United Menjadi Musuh Terberat Timnya di Piala Menpora 2021

Lini tengah Persib Bandung, Abdul Aziz Lutfi Akbar, menilai Bali United bakal menjadi musuh paling berat di Grup D Piala Menpora 2021. Tetapi, sang pemain siap mengadakan perlawanan kepada Serdadu Tridatu.

Maung Bandung masuk Grup D bareng Bali United, Persita Tangerang, dan Persiraja Banda Aceh dan seluruh laga bakal dihelat di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

“Semua tim bagus dan sudah hampir satu tahun tidak melakukan pertandingan. Tapi, dari segi persiapan, Bali United harus diwaspadai karena mereka lebih dulu latihan dibandingkan tim-tim lain,” ujar Aziz setelah latihan di Stadion GBLA, Kota Bandung, Rabu (10/03/2021).

Amunisi asal Bandung ini mengaku sisi kesiapan, Pangeran Biru tergolong cukup siap meskipun baru melakoni latihan selama dua pekan.

Tapi, dalam serangkaian menu latihan yang diberi skuat juru racik, seluruh pilar menurutnya termotivasi untuk melintas turnamen Piala Menpora nanti, termasuk bakal berjumpa dengan eks pilar Maung Bandung, Hariono yang sekarang membela tim asal Pulau Dewata itu.

“Ketika di lapangan, kami semua profesional. Ketika di luar lapangan kami teman, tapi di dalam lapangan kami tetap fight,” tegas Aziz.

Gelandang berusia 27 tahun ini kemungkinan akan menjadi pilar utama karena tidak adanya Omid Nazari dan Kim Jeffrey Kurniawan, sang pemain lebih menyerahkan seluruhnya kepada juru racik Robert Alberts.

“Walaupun sudah tidak ada Omid dan Kim, saya pikir tetap berat untuk jadi starting eleven. Semua bergantung kepada pelatih dan performa saya di latihan seperti apa,” ucap Aziz.

Punggawa bernomor punggung 8 di Persib Bandung itu mengaku semakin termotivasi dan gairah mengikuti perintah nahkoda sejak memulai latihan. “Yang jelas target bermain lebih baik dan membantu tim meraih kemenangan,” ujar Aziz.

Pemain berpostur tinggi 167cm ini tidak masalah wajib tampil di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Menurutnya faktor itu baik untuk mengantisipasi pendukung yang mungkin tetap nekat hadir.

“Bagus bisa bermain di Sleman, itu untuk mengantisipasi tidak datangnya suporter ke lapangan,” ungkap Aziz.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *