Persik Kediri Resmi Mematenkan Status Joko Susilo Sebagai Juru Racik untuk Musim 2021

Manajemen Persik Kediri akhirnya memutuskan untuk mempermanen Joko Susilo sebagai nahkoda kepala untuk musim 2021. Otomatis, sang nahkoda akan melatih tim asal Kediri ini di Piala Menpora dan pula Liga 1 2021.

Berbagai hal menjadi pertimbangan manajemen untuk mempermanenkan posisi pria yang karib disapa Getuk ini. Alasan utama lantaran sang pelatih pernah melatih Macan Putih pada awal musim Shopee Liga 1 2020.

Saat wabah Corona melanda Indonesia dan ajang tidak menjumpai kejelasan, pelatih asal Cepu itu pernah ditunjuk sebagai Direktur Teknik Macan Putih. Sedangkan posisi nahkoda digantikan oleh Budi Sudarsono.

“Sekarang, direktur teknik turun gunung menjadi head coach Persik,” kata Manajer Persik Kediri, M. Syarif Hidayatullah.

Syarif mengungkapkan manajemen memiliki beberapa pertimbangan menunjuk kembali arsitek berusia 50 tahun itu untuk kembali memoles Macan Putih. Perdana, sang juru latih sudah membikin pondasi skuat musim lalu.

“Dengan skuat yang tidak banyak berubah, Getuk akan melanjutkannya pada musim ini. Jadi kami tidak perlu melakukan banyak bongkar pasang tim lagi,” ucap Syarif.

Syarif mengatakan ada beberapa lini di klub yang butuh diperbaiki. Posisi yang masih rawan bakal diisi pilar yang lebih siap. Amunisi yang dipilih hasil hubungan antara skuat juru latih dan manajemen Persik Kediri.

Pengalaman sepanjang 2020 lalu, hubungan eks pelatih Arema ini dengan manajemen, skuat arsitek maupun para amunisi amat cair. Faktor itu yang menjadi nilai lebih. Keinginannya, keharmonisan klub ini mampu menjadi modal solid dan kekompakan Macan Putih dalam melintas Liga 1 2021.

Pertimbangan lain, ujar Syarif, mantan asisten pelatih Timnas Indonesia itu pula punya komitmen mengorbitkan pilar binaan Macan Putih untuk unjuk kemampuan di skuat senior. Komitmen itu satu irama dengan konsep jangka panjang manajemen dalam pembinaan punggawa muda.

“Kami dan coach Getuk punya misi yang sama untuk mengembangkan potensi pemain muda. Khususnya putra daerah,” tuturnya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *