Sudah Bertolak ke Indonesia, Pelatih PSIS Semarang Segera Memimpin Latihan Mahesa Jenar Pekan Depan

Tim PSIS Semarang yang telah berlatih dalam beberapa hari terakhir, segera dipimpin oleh juru racik kepala merela. Dragan Djukanovic dijadwalkan hadir ke kandang klubnya dalam beberapa hari ke depan.

Sang nahkoda sedang bergegas dari kampung halamannya di Serbia, menuju Indonesia dan mendarat di Semarang. Faktor itu dibetulkan oleh CEO Mahesa Jenar, Yoyok Sukawi. Tidak lama lagi Hari Nur Yulianto dan rekan-rekan. kembali ditukangi langsung oleh arsitek berusia 51 tahun tersebut.

“Rencananya hari ini coach Dragan sudah berangkat dari sana. Kita doakan semoga perjalanan beliau lancar,” ungkap Yoyok Sukawi, Jumat (12/03/2021).

Pelatih kelahiran Montenegro ini pulang ke Serbia sejak November 2020. Ia memutuskan kembali ke negaranya lantaran waktu itu Shopee Liga 1 2020 tidak pasti dan akhirnya digugurkan.

Mantan juru latih Borneo FC itu membuktikan kesetiaannya untuk tetap menjadi bagian dari tim asal Kota Atlas tersebut. Termasuk penolakannya terhadap sebanyak klub yang memberi tawaran menukangi lantaran ingin tetap bareng Mahesa Jenar.

Menurut Yoyok Sukawi, usai eks arsitek Sindelic Beograd ini tiba di Semarang, tidak lantas langsung memimpin sesi latihan menjelang turnamen pramusim ini. Prosedur karantina mandiri harus diberlakukan setidaknya sampai lima hari.

Dengan begitu, mantan pelatih Sheikh Russel itu baru bisa memberi arahan dan porsi latihan langsung kepada anak didiknya pekan depan. Untuk sementara waktu, posisinya digantikan oleh asistennya, Imran Nahumarury, sejak hari perdana latihan.

“Coach Dragan harus ikuti protokol kesehatan. Makanya dia harus karantina mandiri dulu lima hari sesampainya di Indonesia. Minggu depan baru dia memimpin latihan,” ungkap Yoyok Sukawi.

Eks juru taktik OFK Beograd ini ditunjuk manajemen Mahesa Jenar sebagai nahkoda kepala, usai pernah menjabat posisi direktur teknik pada akhir musim 2019. Penampilan tim kebanggaan Panser Biru dan Snex ini selama dipegang sang pelatih cukup bagus pada awal Shopee Liga 1 2020.

Dengan torehan dua kemenangan dan satu kali takluk dalam tiga laga awal kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim 2020, Mahesa Jenar berada di posisi kelima, sampai status Liga 1 berakhir dengan status dibatalkan.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *