Cerita Pelatih PSIS Semarang Diusir Wasit di Partai Pertama Piala Menpora 2021

Nahkoda PSIS Semarang, Dragan Djukanovic memperoleh kartu merah ketika memimpin timnya berjumpa dengan Barito Putera dalam duel pertama Grup A Piala Menpora di Stadion Manahan, Solo, Minggu (21/03/2021) malam.

Ia diusir wasit Thoriq Alkatiri dari bench tepatnya pada menit ke-75. Atau ketika klubnya sesungguhnya masih unggul 3-1 atas Laksar Antasari. Ia diusir wasit karena menyepak bola jauh ke tengah lapangan, sebagai bentuk protes.

Peristiwa diawali ketika penyerang Mahesa Jenar, Hari Nur Yulianto terkapar di area pertahanan tim asal Banjarmasin itu dan wasit menganggap bola masih on play. Alhasil bola keluar lapangan bergulir ke arah pelatih kelahiran Montenegro ini, lantas ditendangnya jauh ke tengah lapangan.

Wasit pun langsung memberi kartu merah untuk pelatih berusia 51 tahun itu dan wajib meninggalkan arena permainan. Kehilangan sang arsitek membikin permainan tim asal Kota Atlas ini mengendur sampai Laskar Antasari sanggup menyamai kedudukan secara dramatis dan kedudukan akhir 3-3.

Atas kartu merah yang diterimanya, eks juru racik Borneo FC itu terancam tidak dapat mendampingi Mahesa Jenar berlaga meladeni Persikabo 1973, Kamis (25/03/2021). Ia mengakui kesalahannya, tetapi sewajibnya tidak langsung dikenai kartu merah.

“Saya akui memang salah (menendang bola). Akan tetapi, wasit seharusnya memberi peringatan saya terlebih dahulu atau paling tidak memberi kartu kuning. Terus terang semalam saya memang sedikit nervous karena sudah lama tidak ada aktivitas kompetisi,” beber Dragan Djukanovic, Senin (22/03/2021).

“Saya emosi karena melihat pemain saya dibiarkan tergeletak di lapangan setelah mendapatkan benturan. Kalau sama-sama respek dan menjunjung fair play, ketika ada pemain yang jatuh, bola ditendang keluar dan memberi kesempatan pemain untuk mendapat perawatan,” lanjut sang pelatih.

Di sisi lain, mantan juru latih Sindelic Beograd itu turut memberi apresiasi besar atas kelancaran penyelenggaraan Piala Menpora Grup A di Solo kemarin. Khususnya penerapan protokol kesehatan yang ketat sampai jalannya laga.

“Di luar kartu merah, saya respek dan salut dengan aturan protokol kesehatan. Seperti pada saat wasit memperingatkan saya untuk tetap memakai masker saat memberikan instruksi. Memang tidak nyaman, namun harus saya lakukan demi kebaikan bersama,” tegas Dragan Djukanovic.

Mahesa Jenar membuang peluang menang atas Laskar Antasari dalam partai perdana Grup A. Pernah sukses unggul tiga gol pada babak pertama yang masing-masing disumbang oleh Fandi Eko Utomo, Hari Nur Yulianto. Gawang PSIS Semarang pula rontok tiga kali di babak kedua via pilar Barito Putera, yaitu Bissa Donald, Bayu Pradana, dan Rizky Pora.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *