Sudah Tahu Pola Permainan Persib Bandung, Persita Tangerang Siap Memberi Kejutan di Piala Menpora 2021

Nahkoda Persita Tangerang, Widodo Cahyono Putro, menyambut semangat matchday kedua Grup D Piala Menpora 2021 meladeni Persib Bandung, Senin (29/03/2021). Sang arsitek mengaku sudah mengetahui pola permainan Pangeran Biru di bawah besutan juru racik Robert Alberts.

Duel meladeni tim asal Kota Kembang itu menjadi momentum kebangkitan buat Pendekar Cisadane di turnamen pramusim ini. Seperti diketahui, Persita mengalami kekalahan 1-3 dari Persiraja Banda Aceh pada duel pembuka.

Tetapi, partai pula diperkirakan tidak bakal gampang mengingat Maung Bandung membidik kemenangan pertama di Piala Menpora 2021. Pada duel pembuka, tim besutan Robert Alberts ini tampil seri 1-1 meladeni Bali United.

Pelatih asal Cilacap itu menilai, juru taktik Robert Alberts merupakan sosok pengagum sepak bola menyerang. Faktor itulah tampak dari lini sayap Pangeran Biru yang dihuni pilar-pilar lincah dan memiliki kecepatan.

“Kami sudah paham dengan karakter pemain-pemain dari Persib dan gaya bermain dari Coach Rene Albert. Kami juga beberapa kali sudah bertemu sebelum Piala Menpora ini,” kata Widodo dalam konferensi pers jelang laga.

“Waktu saya di Bali United dan di Sriwijaya. Jadi karakter dari Rene Albert itu tipikal sepak bola menyerang. Jadi itu sudah kami ketahui dengan beberapa pemain yang dari winger-nya sangat cepat-cepat,” ujar Widodo.

Pendekar Cisadane wajib bisa memetik angka dalam duel meladeni Maung Bandung di turnamen pramusim ini. Kalau kembali takluk, mampu dipastikan tim besutan Widodo Cahyono Putro ini angkat koper lebih dulu dari Piala Menpora 2021.

Juru racik berusia 50 tahun itu mengaku bakal mengadakan perubahan punggawa Pendekar Cisadane dalam duel menghadapi tim kebanggaan Bobotoh tersebut. Faktor itu diadakan sang pelatih untuk melihat kemampuan semua pilar demi persiapan Liga 1.

Keputusan rotasi memang beresiko mengingat Pendekar Cisadane perlu angka dalam partai nanti. Meskipun begitu, eks pelatih Bali United itu tidak khawatir lantaran sejak awal sudah menjadikan turnamen ini sebagai tolok ukur kesiapan menyongsong musim anyar.

“Kami sebetulnya tidak melihat ke arah kesalahan-kesalahan per lini atau per individu. Sejak awal kami sudah menyatakan sama manajemen turnamen ini adalah persiapan untuk Liga 1. Jadi pastinya semua ada rotasi dan juga akan memaksimalkan pemain-pemain untuk persiapan ke Liga 1,” tegas Widodo.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *