Gelandang Persib Bandung Bersyukur Timnya Mampu Melangkah Jauh di Piala Menpora 2021

Persib Bandung lolos ke babak 8 besar Piala Menpora 2021 usai menang 2-1 atas Persiraja Banda Aceh dalam partai pamungkas Grup D yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Jumat (02/04/2021) malam.

Brace perdana Pangeran Biru dicetak Wander Luiz pada menit 25 usai memperoleh operan mantap Febri Hariyadi. Sementara gol kedua disumbang Ferdinand Sinaga pada masa injury time, mengembalikan keunggulan Maung Bandung yang pernah diimbangi Persiraja via brace Assanur Rijal pada menit ke-90.

Kapten klub Persib, Dedi Kusnandar, amat bersyukur mampu membawa Maung Bandung lolos ke babak 8 besar Piala Menpora 2021 usai melampaui tiga duel.

“Alhamdulillah, bersyukur kami bisa lolos. Kami melihat dari pertandingan pertama setahap demi setahap dengan berbeda lawan, tapi Alhamdulillah kami bisa melewati fase pertama,” ujar Dado sapaan akrab Dedi Kunandar setelah pertandingan.

Meskipun mampu melampaui fase perdana, amunisi asal Sumedang ini mengaku masih banyak kekurangan yang wajib dibenahi untuk persiapan babak 8 besar turnamen pramusim ini, terlebih musuh yang diladeni lebih berat lagi.

“Lawan pasti lebih berat lagi dan kami pasti akan maksimal lagi. Tapi, kami siap menghadapi siapa pun,” tutur pemain bernomor punggung 11 itu.

Klub asal Kota Kembang ini lolos ke perempat final Piala Menpora 2021 sebagai juara grup D dengan tujuh angka, unggul dua angka atas Bali United yang lolos sebagai runner-up Grup D. Artinya Persib bakal meladeni runner-up Grup C yang masih menyisakan dua partai lagi lantaran berisikan lima klub.

Disinggung tentang peluangnnya menjadi kapten Pangeran Biru dalam laga ini, yang membikinnya memang sering dipercaya untuk memimpin teman-temannya, baik ketika masih di Persib junior maupun Persib senior, punggawa bernomor punggung 11 di Persib Bandung itu mengaku senang.

“Perasaannya pasti bangga membela Persib dengan menyandang kapten tim. Tapi, itu bukan prioritas utama saya, yang penting di tim ini banyak sosok pemimpin yang bisa menjadi kapten,” ujar Dado.

“Jadi siapapun yang dipercaya menjadi kapten punya tanggung jawab masing-masing. Jadi kapten atau tidak menjadi kapten, tanggung jawabnya tetap sama,” lanjutnya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *