Piala Menpora 2021: Memperoleh Pelajaran Penting Dari Persib Bandung, Hendri Susilo Mengucapkan Terima Kasih

Persiraja Banda Aceh, meskipun takluk pada duel pamungkas fase grup dan angkat koper dari Piala Menpora 2021, lega dengan performa mereka. Nahkoda Hendri Susilo pula berterima kasih kepada Persib Bandung yang mau bermain terbuka.

Laskar Rencong ini bermain beda ketika ditumbangkan Pangeran Biru 1-2 pada partai terakhir Grup D Piala Menpora 2021 di Stadion Maguwoharjo Sleman, Yogyakarta, Jumat (02/04/2021).

Tim besutan Hendri Susilo ini berani menghadapi Persib dengan main terbuka dan jual beli serangan sepanjang babak. Ternyata sang arsitek, Hendri Susilo, memiliki alasan logis dengan taktiknya itu.

“Kami harus menang jika ingin ke perempatfinal. Makanya saya minta anak-anak main terbuka. Skema itu pula yang saya berikan saat latihan,” katanya.

Melihat peta persaingan grup ini, cuma kemenangan yang mampu mengantar Laskar Rencong ke babak delapan besar. Lantaran mereka memiliki selisih ketinggalan satu angka dari tim asal Kota Kembang itu.

“Meski kalah, saya senang melihat permainan anak-anak. Ternyata mereka juga bisa menjalankan pola yang saya inginkan. Jadi kami punya variasi permainan di Liga 1 nanti,” ujarnya.

Arsitek berusia 55 tahun ini pula berterima kasih kepada Pangeran Biru yang mau menghadapi permainan terbuka tim asal Aceh tersebut.

“Pertandingan malam ini enak ditonton. Kami jual beli serangan dan partai ini penuh emosi. Karena kedua tim bernafsu saling mengalahkan. Selamat untuk Persib dan Bali United yang lolos mewakili grup ini,” ucapnya.

Masalah brace kedua Maung Bandung, pelatih Persiraja ini tidak kecewa. “Hal biasa terjadi gol seperti itu. Karena mereka (Persib) juga ingin menang. Ini jadi pengalaman untuk saya dan pemain. Inilah Liga 1 dengan kompetisi yang ketat,” tuturnya.

Kemenangan 2-1 yang dipetik Pangeran Biru pada duel meladeni Laskar Rencong menempatkan mereka sebagai kampiun Grup D. Persib bakal bersua dengan runner-up Grup C.

Seperti diketahui, Grup C baru bakal menyelesaikan fase grup pada 7 April mendatang. Semua klub, termasuk Persebaya Surabaya, masih berkesempatan lolos, baik sebagai juara maupun runner-up (kecuali Persik Kediri yang bisa lolos dengan finis peringkat kedua).

Itu artinya, Bajol Ijo berkesempatan untuk bertemu dengan tim besutan Robert Alberts ini pada fase 8 besar turnamen pramusim ini kalau Persebaya berstatus runner-up Grup C.

Saat ini, klub asal Kota Pahlawan itu masih duduk nyaman di posisi puncak klasemen sementara. Persela Lamongan, Persik Kediri, PSS Sleman, dan Madura United masih memiliki kesempatan lolos dan berjumpa Pangeran Biru atau Bali United.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *