Piala Menpora 2021: Telah Kembali ke Persib Bandung, Bek Pangeran Biru Kagum Dengan Punggawa Muda

Kapten Persib Bandung, Supardi Nasir kembali berlabuh latihan bareng teman-temannya di klub pada Rabu (07/04/2021) di Stadion GBLA, Kota Bandung untuk memulai persiapan babak 8 besar Piala Menpora 2021.

Punggawa asal Bangka Belitung itu absen selama babak penyisihan Grup D Piala Menpora 2021 lantaran menempuh kursus lisensi kepelatihan di Padang, Sumatra Barat.

“Saya sangat senang sekali bisa gabung bersama tim, tentunya saya akan berusaha mengembalikan kondisi dulu dan untuk sementara ini berusaha memotivasi diri sendiri,” jelas Supardi usai latihan.

Meskipun baru berlabuh, pemain berusia 37 tahun ini mengaku tidak sangat khawatir ia tahu apa yang wajib diadakan untuk memburu keadaan tertinggal dari teman-temannya di dalam skuat.

Bahkan selama melakoni lisensi, Supardi sesekali melihat Pangeran Biru ketika bermain di Grup D yang dihelat di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

“Hanya beberapa kali saya menyaksikan mulai pertandingan pertama sampai terakhir kemarin terpotong karena waktu solat agak ketinggalan,” ucap pemain senior di Persib Bandung.

Melihat posisinya digantikan Henhen Herdiana dan Bayu Fiqri selama babak penyisihan Grup D, pilar bernomor punggung 22 di Persib itu menyanjung peran amunisi yang menggantikan posisinya selama ini.

“Mereka punya masa depan cerah tentunya, tapi jangan pernah cepat puas, teruslah berlatih dan menampilkan yang terbaik. Jangan terlena dengan ujian, itu pesan untuk pemain muda karena mereka masa depan Persib Bandung dan masa depan Indonesia,” kata Supardi.

“Dan tentunya semua tergantung pelatih, pelatih punya cara untuk para pemainnya dengan beda-beda, tidak jadi masalah buat saya, tugas saya berlatih ketika pelatih butuh saya, saya harus siap,” kata Supardi.

Di sisi lain, bek berpostur tinggi 175cm ini mengaku selama ikuti lisensi banyak pelajaran berharga yang diperoleh sebagai punggawa sepak bola.

“Jadi pelatih itu tidak mudah, tidak semudah yang orang-orang katakan dan jadi pelatih itu saya pikir tugas yang berat,” cetus Supardi mengakhiri.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *