Liga 1 2021/2022 Dipastikan Ada Sistem Degradasi, PSS Sleman Siap Bermain

PSSI sudah memutuskan bahwa format ajang Liga 1 2021/2022 tidak mengalami perubahan. Konsep tanpa ada degradasi yang pernah diwacanakan atas usulan tim pula dipastikan tidak bakal terwujud.

Hasil rapat darurat Komite Eksekutif (Exco) PSSI pada Selasa (25/05/2021) menetapkan bahwa kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim ini tetap menganut sistem promosi dan degradasi. Dalam pengambilan keputusan itu, PSSI pula sudah berkonsultasi dengan FIFA dan AFC.

Sebelumnya dalam rapat Exco pada 3 Mei 2021, PSSI menghimpun permintaan dari mayoritas tim untuk menghapus degradasi di Liga 1 musim ini. Harapan dari sebagian besar klub itu konsepnya bakal dibawa ke Kongres Tahunan PSSI pada 29 Mei 2021.

Tim PSS Sleman menanggapi keputusan PSSI itu. Bahwa klub asal Sleman itu dalam posisi yang siap meladeni ajang dengan metode degradasi. Dirut PSS Sleman, Marco Gracia Paulo mengklaim sekarang tidak ada kata santai untuk klubnya.

“Kesiapan PSS itu bisa dilihat dari cara kami merekrut pemain. Mereka disiapkan untuk menghadapi kompetisi dengan mode normal dan kompetitif,” katanya.

“Sikap PSS adalah menyerahkan sepenuhnya kepada PSSI dan PT LIB. Memang aspek pertimbangannya banyak, tetapi hal tersebut merupakan wewenang dari mereka,” tutur Marco menambahkan.

Di sisi lain, saat ini klubnya tengah fokus menyipakan tim yang mampu bersaing dengan klub lain. Super Elang Jawa sudah dikumpulkan kembali di Sleman dan berlatih intens sejak pekan lalu.

Menurut Marco Gracia, tim yang dibangun Super Elang Jawa disiapkan bukan cuma untuk musim 2021 saja. Tetapi pula sebagai bagian dari kerangka menu besar dan sasaran jangka menengah PSS Sleman pada tahun 2023 dan selanjutnya.

Betul saja Super Elang Jawa mulai memperoleh buah kerja kerasnya di awal periode 2021, dengan bisa mengunci posisi ketiga turnamen pramusim Piala Menpora 2021. Sebuah prestasi impresif untuk era anyar PSS Sleman.

“Keputusan akhir menjadi wewenang dari PSSI dan PT. LIB. Itulah sikap kami. Namun, yang perlu digarisbawahi sekali lagi adalah PSS dalam posisi siap hadapi kompetisi dengan sistem degradasi,” jelasnya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *