Punggawa Arema FC Mulai Mengetahui Skema Permainan Pelatih Baru Singo Edan

Arema FC meneruskan persiapan intensif menyongsong uji tanding bertajuk football synergy meladeni RANS Cilegon FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (06/06/2021). Duel uji tanding ini sekaligus menjadi ujian bagi arsitek baru Singo Edan, Eduardo Almeida.

Baru kali ini pelatih asal Portugal itu bakal memperoleh ujian untuk skuat besutannya yang cukup berarti. Sebelumnya, Dendi Santoso dan rekan-rekan menang telak 8-0 atas Malang Selection dalam duel uji tanding perdana.

Menyongsong meladeni RANS Cilegon FC, para amunisi Singo Edan sudah mengetahui skema permainan yang diharapkan arsitek berusia 43 tahun itu. Mereka sudah berlatih bareng sekitar tiga pekan.

“Kami lebih fresh bersama pelatih baru. Dukungan para asisten pelatih yang sudah berpengalaman juga membantu proses adaptasi tim,” jelas kapten Arema FC, Ahmad Alfarizi.

Tetapi, seperti apa skema anyar yang menjadi ciri khas eks nahkoda Semen Padang, tim asal Malang itu masih menyembunyikan. Sang pelatih sendiri tidak mau bicara lebih dalam tentang strategi dan taktik.

Mantan juru latih Ubon United itu cuma memberi lukisan kalau tidak senang mengandalkan individu pilar. Sang juru racik ingin membikin Arema tampil dengan organisasi yang rapi.

“Kami semua bekerja sebagai sebuah tim, bukan individu,” tegas pelatih Arema FC itu.

Bek kanan Singo Edan, Rizky Dwi Febrianto, mengakui menu yang diberi eks juru taktik Melaka United itu mampu diketahui. Dalam latihan, pilar dibiasakan tidak terlalu lama membawa bola.

Satu dua sentuhan wajib kerap diterapkan, sehingga Singo Edan punya ball passesion yang apik dan memainkan bola dengan cepat.

“Skema permainannya bagi saya pribadi sangat bagus. Tinggal nanti melawan RANS, kami harus transfer apa yang diberikan dalam latihan ke pertandingan,” jelas mantan pemain Kalteng Putra dan Madura United ini.

Dalam uji tanding sebelumnya, meladeni Malang Selection, Dedik Setiawan dan rekan-rekan banyak mengadakan satu dan dua sentuhan dari wilayah sendiri sampai dalam kotak penalti musuh. itu mampu membikin musuh kesusahan mengantisipasi dan menjaga pilar tim kebanggaan Aremania itu.

Apalagi secara fisik, tim Arema sekarang lebih baik. Selain sudah persiapan cukup lama, mereka banyak dihuni punggawa muda yang staminanya masih apik.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *