Beberapa Punggawa Angkat Koper PSIS Semarang Tidak Mau Tergesa-gesa Mencari Pilar Pengganti

Tim PSIS Semarang ditinggalkan sejumlah amunisinya usai ajang turnamen Piala Menpora 2021. Setidaknya sudah ada empat pilar yang mundur dari tim asal Kota Atlas tersebut.

Tiga punggawa bertahan Mahesa Jenar, yaitu Abanda Rahman, Safrudin Tahar, dan Soni Setiawan memutuskan berpisah. Abanda dan Soni tidak masuk dalam skema permainan tim kebanggaan Panser Biru dan Snex itu musim depan. Sementara Safrudin ingin mencari tantangan anyar bareng klub lain.

Satu pilar lagi adalah penjaga gawang muda, Muhammad Fadli, yang memutuskan angkat koper. Manajemen Mahesa Jenar tidak mempermasalahkan pengunduran diri beberapa amunisinya. Tetapi, di sisi lain pula tidak ingin tergesa-gesa mencari penggantinya.

Mahesa Jenar masih punya banyak punggawa di posisi belakang. Sehingga tidak kesusahan mencari penggantinya tanpa butuh menggaet pilar dari klub lain.

Stok sektor bertahan Mahesa Jenar masih ada Muhammad Rio Saputro, Wahyu Prasetyo, Alfeandra Dewangga Santosa, dan juga kapten tim Wallace Costa. Adapun untuk amunisi bek sayap masih ada Pratama Arhan, Fredyan Wahyu, Riyan Ardiansyah, dan Frendi Saputra.

“Pemain yang kemarin keluar itu masih banyak stok di posisinya. Jadi kita belum cari penggantinya. Masih ada Rio, Wahyu, Dewangga,” terang Wahyu Winarto, Selasa (04/05/2021).

Melihat penampilan yang dilihatkan ketika Piala Menpora kemarin. Arsitek Dragan Djukanovic itu kerap mengadakan rotasi punggawa. Banyak muka-muka muda yang bermain mengesankan dan memiliki potensi besar.

“Ketika bermain di Piala Menpora, mereka menjanjikan. Kami perlu realistis, dengan kondisi terlalu banyak pemain saya kira juga tidak bagus,” beber General Manager PSIS Semarang yang akrab disapa Liluk itu.

Kalau beberapa klub Liga 1 sudah mengadakan persiapan dengan menghelat latihan, tim besutan Dragan Djukanovic ini baru bakal memulainya usai lebaran nanti. Para pemainnya masih kembali ke kampung halaman.

Akhir Mei atau Juni, pilar-pilar Mahesa Jenar akan berkumpul kembali. Kemungkinan para legiun asing yang masih memiliki masa kerja di PSIS Semarang pula sudah datang, plus dengan tim yang ditampilkan di turnamen pramusim itu menjadi fondasinya.

“Melihat hasil turnamen kemarin, saya optimistis dengan komposisi itu. Walaupun mungkin dengan akan ada pembenahan satu atau dua pemain,” ujarnya.

“Kalau melihat waktu sekarang belum efektif, karena latihan saat menjalankan ibadah puasa. Kami berikan waktu dulu ke pemain untuk beribadah puasa dan tidak lama lagi merayakan lebaran,” jelasnya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *