Jayus Hariono Meneruskan Tradisi Buat Obor Malam Idul Fitri

Ada saja kegiatan amunisi Arema FC di momen Hari Raya Idul Fitri, seperti yang diadakan winger Jayus Hariono.

Pilar berusia 24 tahun itu membikin obor untuk merayakan malam takbiran, Rabu (12/05/2021). Teman sang pemain yang mengunggah kegiatan itu di Instagram story.

Dia tampak tengah memangkas bambu untuk obor. “Ya, saya bikin oncor (obor) kemarin,” jawabnya.

Membikin obor sesungguhnya sebuah tradisi lama di Malang. Biasanya, anak muda atau santri di tempat mengaji yang mengadakan pawai obor.

Cuma saja tradisi ini pernah sirna sejak tahun lalu lantaran pemerintah melarang kerumunan di masa wabah virus Covid-19. Punggawa asal Malang itu tidak menerangkan obor itu dipakai untuk pawai atau tidak lantaran di Malang ada larangan pawai obor.

Tapi, ada kemungkinan pula obor itu cuma dinyalakan sekitar rumahnya untuk tanda malam menjelang Hari Raya Idul Fitri. Di wilayahnya, gelandang berpostur tinggi 175cm itu termasuk pemuda yang lumayan aktif.

Selain membikin obor, ketika Ramadhan lalu, pilar bernomor punggung 14 di Arema FC ini terpantau ikut membangunkan sahur via pengeras suara di Mushola. Teman-teman sang pemain yang lagi-lagi mengabadikan momen itu via video di story Instagram.

Jebolan akademi Arema FC itu agak malu menceritakan berbagai pengalamannya selama Ramadhan. Yang pasti, dia tidak segan membaur dengan rekan-rekannya di kampung halaman.

Meskipun statusnya sebagai amunisi Singo Edan, Jayus lebih banyak berkumpul dengan teman-temannya. Tidak jarang dia main bola di lapangan yang paling dekat dengan rumahnya di Kabupaten Malang.

Terkadang, eks punggawa Persekam Metro ini pula main bola dengan kapten tim asal Malang itu, Ahmad Alfarizi yang rumahnya masih berdekatan.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *