Penyerang Persib Bandung Bersemangat Menunggu Liga 1, Tidak Sabar Ingin Memperkuat Klubnya

Bomber Persib Bandung, Ezra Walian mengaku telah tidak sabar merumput kembali usai libur panjang. Maung Bandung diliburkan setelah turnamen pramusim Piala Menpora 2021.

Konsepnya, Pangeran Biru bakal memulai latihan pada Senin (24/05/2021) untuk persiapan menuju Liga 1 2021/2022 yang konsepnya digelar mulai dilaksanakan 3 Juli 2021.

“Setelah jeda semua berkumpul lagi dan semuanya senang karena bisa berlatih lagi. Jadi diharapkan Senin nanti semuanya bisa datang,” harap Ezra Walian usai pertemuan bersama tim pelatih di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Sabtu (22/05/2021).

Meskipun awal pekan depan mulai latihan, pemain kelahiran Belanda itu mengaku belum tahu persis kapan tepatnya kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim 2021 bakal dimulai. Tetapi, ia berkeinginan wacana dimulai 3 Juli 2021 betul-betul terwujud lantaran sebagai pilar, ia ingin segera merasai atmosfer laga.

“Senin nanti kami mulai latihan, tapi masih belum diketahui kapan liga akan dimulai. Harapannya di bulan Juli, tapi lihat saja nanti apa yang PSSI katakan,” cetus pemain kelahiran Belanda ini.

Amunisi berusia 23 tahun ini mengaku selama diliburkan tetap mengadakan latihan secara mandiri sesuai menu yang diberi oleh skuat juru latih.

Maka itu, keadaan eks bomber PSM Makassar itu cukup bugar dan siap menjalani latihan rutinitas bareng teman-teman satu di Pangeran Biru.

“Kami terus berlatih setiap hari karena mendapat program dari pelatih, setiap hari kami harus terus berlatih dan saya rasa kondisi kami tetap bagus,” kata Ezra.

Punggawa berpostur tinggi 182cm itu berkeinginan penampilannya selama mengarungi Piala Menpora lalu mampu tetap terjaga sampai bergulirnya Liga 1 demi hasil yang baik untuk tim kebanggaan Bobotoh tersebut.

“Saya harus melanjutkan itu, bekerja keras, bermain dengan baik bersama tim, dan harus bisa bermain dengan lebih baik. Setiap saat, setiap latihan selalu membaik, jadi besar harapan saya ketika liga dimulai, bisa melanjutkan performa ketika kami mengakhiri (Piala Menpora),” ungkap Ezra.

Ketidakberhasilan menjadi kampiun di Piala Menpora menjadi motivasi untuk bangkit ketika tampil pada ajang kasta tertinggi Indonesia nanti.

“Selama turnamen kami bisa bermain dengan sangat baik, hanya di dua pertandingan terakhir yang tidak bagus, tapi secara keseluruhan kami bermain bagus. Dan kami juga memainkan banyak pertandingan, jadi itu (kegagalan di Piala Menpora) tidak masalah,” ucap Ezra mengakhiri.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *