Diego Michiels Letih dengan Cap Punggawa Buruk, Arema FC Akan Membikinnya Menjadi Good Boy

Meskipun sudah berlabuh dalam latihan sejak tiga hari lalu, Arema FC baru memperkenalkan secara resmi Diego Michiels sebagai pilar anyar pada Rabu (16/06/2021) malam WIB. Sesi perkenalan dan tanda tangan masa kerja diadakan di villa milik Presiden Singo Edan, Gilang Widya Pramana, di Kota Batu.

Punggawa kelahiran Belanda itu resmi meneken masa bakti berdurasi setahun ke depan bareng tim asal Malang itu. Dalam jumpa pers itu, sang pilar pernah memperoleh beberapa pertanyaan terkait masa lalunya, mengingat citranya sebagai amunisi nakal dan penuh kontroversi masih melekat dalam dirinya.

Tetapi, dengan amat percaya, pemain berusia 30 tahun itu menyebut dirinya sudah berubah. Bareng tim kebanggaan Aremania itu, dia bakal membuktikan kalau label bad boy sudah ditanggalkannya. Singo Edan bahkan memberikannya label good boy.

“Saya sebenarnya sudah lelah mendengarkan hal itu. Mereka sering membahas masa lalu. Itu sudah beberapa tahun lalu,” ujar Diego Michiels.

“Namun, saya tidak merasa ada masalah. Mungkin kalian sudah sering nonton sepak bola. Saya buktikan di lapangan,” lanjut pemain anyar Singo Edan itu.

Manajemen Singo Edan sendiri mendorong punggawa berpostur tinggi 183cm itu meneruskan perjuangan melepas label buruk yang melekat kepadanya. Meskipun di Borneo FC sesungguhnya memang sikapnya sudah lebih baik pada beberapa tahun terakhir sampai dipercaya menjadi kapten klub.

Presiden Arema FC, Gilang Widya Pramana, pula memasukkan klausul khusus dalam masa bakti eks pemain Borneo FC itu. Ia diminta bersikap lebih positif bareng Singo Edan. Jadi masa lalunya pula mampu dihapus dengan memetik prestasi bareng Arema FC.

“Sebelum Diego bergabung, saya sudah ngomong kalau di Arema dia harus berubah. Etika lebih baik, tidak minum-minum dan dia berjanji bisa berubah. Ada klausul yang harus dilakukannya dengan Arema dalam kontrak,” ujar Gilang.

Bareng Singo Edan, sekarang dia masuk sebagai punggawa senior lantaran cuma segelintir pilar berusia diatas 30 tahun dalam tim Arema FC. “Saya juga ingin memberi contoh yang baik kepada pemain muda di Arema,” ujar Diego.

Dalam masa kerjanya, kalau sukses bermain bagus dan memberi prestasi, mantan bek Mitra Kukar itu memperoleh opsi perpanjangan bareng Arema. Kebetulan saat ini dia masih belum merasakan trofi kampiun di ajang tertinggi. Sementara klausul itu pula membikin sang pilar tertantang memetik gelar perdana di Liga 1 dengan klub kebanggaan Aremania tersebut.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *