Persib Bandung Bimbang Memboyong Mohammed Rashid ke Piala Wali Kota Solo, Takut Terganjal Regulasi

Arsitek Persib Bandung, Robert Rene Alberts, belum mampu menentukan pilar asing anyarnya Mohammed Rashid akan diturunkan pada turnamen Piala Wali Kota Solo pada 27 Juni – 3 Juli 2021 di Stadion Manahan, Solo.

Alasannya, saat ini regulasi pemakaian pilar impor di turnamen yang digagas oleh Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, itu belum ada kejelasan.

Sebelumnya regulasi terkait legiun asing di turnamen itu tidak mampu memakai amunisi impor pada babak final. Menurut nahkoda asal Belanda itu, regulasi itu tidak pas.

“Jika melarang pemain asing bermain di final, itu aneh. Kami mengajukan saran turnamen digelar hanya untuk pemain lokal Indonesia,” jelas pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, saat dihubungi awak media, Kamis (17/06/2021).

Gara-gara aturan seperti itu, juru racik berusia 66 tahun itu mempertanyakan nasib pilar naturalisasinya, seperti Ezra Walian dan Victor Igbonefo.

“Saya juga belum tahu pemain naturalisasi itu masuk dalam kategori itu (pemain lokal) atau tidak. Jika melihat Ezra sebagai contoh, dia adalah pemain yang memiliki paspor Indonesia. Tapi apakah dia dianggap benar-benar pemain Indonesia berdasarkan aturan maupun regulasi. Jadi ini pertanyaan menarik,” seloroh pelatih Persib Bandung asal Belanda itu.

Menurut eks nahkoda PSM Makassar itu, turnamen Piala Wali Kota Solo bakal kehilangan kredibilitasnya kalau ada regulasi tanpa pemakaian legiun asing. Dia menuturkan tiap klub pasti ingin mencoba seluruh pilarnya untuk persiapan menuju Liga 1 2021/2022.

“Jadi jika pemain Asia baru kami datang ke Indonesia, kami harus menunggu. Tidak ada gunanya membawa dia ke Solo, apabila tidak bisa bermain di final,” cetus Robert.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *